UNTAIAN UNGKAPAN HATI
By: Novi The C
Langit kelam tapi Indah
Langit mendung tapi cerah
Ratusan bintang bertaburan megah
Tapi, hanya satu bintang tercantik dan terindah
Auramu buat terpesona diri ini
Suaramu membahana hingga ke nurani
Dirimu slalu hadir di mimpi
Kau tak lepas dari memory
Bayanganmu slalu selimuti diri
Namamu melekat dalam hati
Lembut desah suaramu
Rasakan kehangatanmu
Selalu bawa segenggam rindu
Tukku
Bisikkan katamu
Mekarkan bunga di taman
Harumkan ruangan
Sejukkan perasaan
Canda tawamu
Warnai setiap sudut
Keluh kesahmu
Penuhi ruang di hati
Lihatlah bulan, bintang, pelangi jua mentari
Bagaikan kau
Kuhanya tercengang pandangimu
Sepercik cahyamu hangatkan batinku
Sepercik sinarmu terangi hatiku
Bunga-bunga bermekaran
Angin sepoi pun membelaiku
Sebuah senyum menerpaku
Ditemani sinar sang mentari
Berikan kehangatan dalam jiwa
Yang selalu merindukanmu
Teruntuk yan tercinta....
Jogjakarta, 7 Feruari 2004
Ps: memenangkan lomba ungkapan cinta pada hari Valentine 2004 dan dibacakan on air di radio Yasika Jogja tanggal 14 Februari 2004 oleh Vira Adinta
Dedicated to kakak mentari yang berada di ujung dunia....
Wednesday, November 5, 2008
Wednesday, October 29, 2008
JEJAK PELANGI
JEJAK PELANGI
Re-writer : Herry Mardianto
Biarlah sajak dan puisi bergulat pada separoh mimpi ( Noor M. )
Dan ia mengajarkanku sebuah pelajaran tentang perisai( Retno I. )
Panjang dan tajam( Retno I. )
Diri adalah syair puisi ( Risbika N.P. )
Nafas adalah dinding retak puisi ( Risbika N.P. )
Di sini kuukir kisah dalam prasasti di bawah tugu ( Nora S.A. )
Penghabisanku ( Nora S.A. )
Aku kembali ke dalam rengkuh keabadian kasihmu ( Anik A. )
Tak ada ujung ( Novi The C )
Tak ada tepi ( Novi The C )
Waktu seperti air sungai yang mengalir ( Mayka P. )
Telah kuminum purnama dari sumur madu ( Noor M. )
-entah siapa punya- ( Noor M. )
Jogja, 2004
Ps: Potongan baris-baris puisi dari beberapa penulis dalam buku JEJAK PELANGI Antologi Puisi Bengkel Sastra Indonesia 2004 yang dijadikan sebuah puisi juga sebagai cover belakang dari buku tersebut.
Re-writer : Herry Mardianto
Biarlah sajak dan puisi bergulat pada separoh mimpi ( Noor M. )
Dan ia mengajarkanku sebuah pelajaran tentang perisai( Retno I. )
Panjang dan tajam( Retno I. )
Diri adalah syair puisi ( Risbika N.P. )
Nafas adalah dinding retak puisi ( Risbika N.P. )
Di sini kuukir kisah dalam prasasti di bawah tugu ( Nora S.A. )
Penghabisanku ( Nora S.A. )
Aku kembali ke dalam rengkuh keabadian kasihmu ( Anik A. )
Tak ada ujung ( Novi The C )
Tak ada tepi ( Novi The C )
Waktu seperti air sungai yang mengalir ( Mayka P. )
Telah kuminum purnama dari sumur madu ( Noor M. )
-entah siapa punya- ( Noor M. )
Jogja, 2004
Ps: Potongan baris-baris puisi dari beberapa penulis dalam buku JEJAK PELANGI Antologi Puisi Bengkel Sastra Indonesia 2004 yang dijadikan sebuah puisi juga sebagai cover belakang dari buku tersebut.
Labels:
Rajutan kata yang terbingkai
Tuesday, October 28, 2008
KAKU
By : Novi The C
Bibir kelu
Degub jantung menderu
Napas memburu
Hati membiru
Badan ini membeku
Huff....
Kaku...!!!
Jogjakarta, 28 September 2008
Bibir kelu
Degub jantung menderu
Napas memburu
Hati membiru
Badan ini membeku
Huff....
Kaku...!!!
Jogjakarta, 28 September 2008
Labels:
Rajutan kata yang terbingkai
Monday, October 27, 2008
PELABUHAN HIDUP
PELABUHAN HIDUP
By : Novi The C
Luasnya laut di dunia
Sering ombang-ambingkan arah
Gempuran ombak memecah ketenangan
Perahu layar dapat tenggelam
Jua kapal raksasa
Pelabuhan hidup hanya satu
Hanya yang yakin, sadar, dan mengerti
Yang dapat berlabuh
Jogjakarta, 6 Februari 2004
Ps:Salah satu puisi dalam JEJAK PELANGI Antologi Puisi Bengkel Sastra Indonesia 2004
By : Novi The C
Luasnya laut di dunia
Sering ombang-ambingkan arah
Gempuran ombak memecah ketenangan
Perahu layar dapat tenggelam
Jua kapal raksasa
Pelabuhan hidup hanya satu
Hanya yang yakin, sadar, dan mengerti
Yang dapat berlabuh
Jogjakarta, 6 Februari 2004
Ps:Salah satu puisi dalam JEJAK PELANGI Antologi Puisi Bengkel Sastra Indonesia 2004
Labels:
Rajutan kata yang terbingkai
Sunday, October 26, 2008
UJUNG DAN TEPI

by : Novi The C
Tak ada ujung, tak ada tepi
Tepi tak berujung, ujung tak bertepi
Tepi ada pasti ujung berada
Ujung ada tepi berada
Tak ada ujung tepi pun tiada
Tak ada yang tak berujung tak ada yang tak bertepi
Sepasang sejoli
Menghias bumi
Takkan lepas sampai di sini
Walau sampai bumi tak berputar kembali
Mereka kan selalu abadi
Jogjakarta, 12 Februari 2004
Ps:Salah satu puisi dalam JEJAK PELANGI Antologi Puisi Bengkel Sastra Indonesia 2004
Labels:
Rajutan kata yang terbingkai
Saturday, October 25, 2008
SENDOK

by : Novi The C
Mengkilat terkena sinar
Namun dipegang sungguh licin
Cantik parasnya namun menjijikan
Punya muka dua yang berbeda
Sis cekung, sisi cembung
Cekung terbalik
Cembung tegak
Di sini ia begini, di situ ia begitu
Kuat bermuka dua
Lemah berpendirian
Jogjakarta, 22 Agustus 2004
Ps:Salah satu puisi dalam JEJAK PELANGI Antologi Puisi Bengkel Sastra Indonesia 2004
Labels:
Rajutan kata yang terbingkai
Friday, October 24, 2008
BABE, HAPPY BDAY......
By : Novi The C
Senantiasa kau beri tiang-tiang penyokong imanku
Nasihatmu slalu jadi makanan penuh energi dan bervitamin tinggi
Kau lindungi diri dengan benteng-benteng kokoh yang menjulang
Berharap diri ini terhindar dari halang rintang
Tak pernah lelah kau hujani diri dengan doa-doa suci
Dan kasih sayangmu jadi pengobat dahaga kalbu
MET ULTAH YA BE,,,,
Moga Babe tak pernah lelah memberi ananda pencerahan tuk dunia terlebih akhiratku..
Jogja, 16 Oktober 2008
Ps:meski kejutan jam 12 teng yang disiapin ma ibu ga jadi,,tapi malah jadi sarapan pagi itu adalah sarapan terpagi buat nv pada jam5 pagi,,yang tentunya penuh berkah atas segala doa yang babe rajut,,,buat nv dan keluarga,,,,,
Senantiasa kau beri tiang-tiang penyokong imanku
Nasihatmu slalu jadi makanan penuh energi dan bervitamin tinggi
Kau lindungi diri dengan benteng-benteng kokoh yang menjulang
Berharap diri ini terhindar dari halang rintang
Tak pernah lelah kau hujani diri dengan doa-doa suci
Dan kasih sayangmu jadi pengobat dahaga kalbu
MET ULTAH YA BE,,,,
Moga Babe tak pernah lelah memberi ananda pencerahan tuk dunia terlebih akhiratku..
Jogja, 16 Oktober 2008
Ps:meski kejutan jam 12 teng yang disiapin ma ibu ga jadi,,tapi malah jadi sarapan pagi itu adalah sarapan terpagi buat nv pada jam5 pagi,,yang tentunya penuh berkah atas segala doa yang babe rajut,,,buat nv dan keluarga,,,,,
BUNDA
By: Novi The C
Meski perih mendera
Tak ernah jera
Lara tak pernah dirasa
Asa terus bergelora
Bersandar beralaskan sabar
Kasih sayang selalu kau tebar
Bias pelangi selalu tersirat di pelupuk mata
Melambangkan sebuah doa
Teruntuk ananda
Selayak embun pagi
Beri kedamaian di pagi suci
Menghanyutkan segala dahaga
Belaian kasih jua cintamu, Bunda...
Hapy bday yah Bunda nv tersayang...
Jogja, 30 September 2008
Meski perih mendera
Tak ernah jera
Lara tak pernah dirasa
Asa terus bergelora
Bersandar beralaskan sabar
Kasih sayang selalu kau tebar
Bias pelangi selalu tersirat di pelupuk mata
Melambangkan sebuah doa
Teruntuk ananda
Selayak embun pagi
Beri kedamaian di pagi suci
Menghanyutkan segala dahaga
Belaian kasih jua cintamu, Bunda...
Hapy bday yah Bunda nv tersayang...
Jogja, 30 September 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)

