Showing posts with label Public Relation. Show all posts
Showing posts with label Public Relation. Show all posts

Wednesday, August 1, 2012

COSTUMER RELATIONS CLEAR SHAMPOO

CLEAR INVASI KOS 2 PHOTO COMPETITION
Diskripsi perusahaan
Clear merupakan salah satu merek dari PT Unilever, yang cabang di Indonesia adalah PT Unilever Indonesia Tbk.
PT Unilever Indonesia Tbk (perusahaan) didirikan pada 5 Desember 1933 sebagai Zeepfabrieken N.V. Lever dengan akta No. 33 yang dibuat oleh Tn.A.H. van Ophuijsen, notaris di Batavia. Akta ini disetujui oleh Gubernur Jenderal van Negerlandsch-Indie dengan surat No. 14 pada tanggal 16 Desember 1933, terdaftar di Raad van Justitie di Batavia dengan No. 302 pada tanggal 22 Desember 1933 dan diumumkan dalam Javasche Courant pada tanggal 9 Januari 1934 Tambahan No. 3.
Dengan akta No. 171 yang dibuat oleh notaris Ny. Kartini Mulyadi tertanggal 22 Juli 1980, nama perusahaan diubah menjadi PT Unilever Indonesia. Dengan akta no. 92 yang dibuat oleh notaris Tn. Mudofir Hadi, S.H. tertanggal 30 Juni 1997, nama perusahaan diubah menjadi PT Unilever Indonesia Tbk. Akta ini disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan keputusan No. C2-1.049HT.01.04TH.98 tertanggal 23 Februari 1998 dan diumumkan di Berita Negara No. 2620 tanggal 15 Mei 1998 Tambahan No. 39.
Perusahaan mendaftarkan 15% dari sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya setelah memperoleh persetujuan dari Ketua Badan Pelaksana Pasar Modal (Bapepam) No. SI-009/PM/E/1981 pada tanggal 16 November 1981.
Pada Rapat Umum Tahunan perusahaan pada tanggal 24 Juni 2003, para pemegang saham menyepakati pemecahan saham, dengan mengurangi nilai nominal saham dari Rp 100 per saham menjadi Rp 10 per saham. Perubahan ini dibuat di hadapan notaris dengan akta No. 46 yang dibuat oleh notaris Singgih Susilo, S.H. tertanggal 10 Juli 2003 dan disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan keputusan No. C-17533 HT.01.04-TH.2003.
Perusahaan bergerak dalam bidang produksi sabun, deterjen, margarin, minyak sayur dan makanan yang terbuat dari susu, es krim, makanan dan minuman dari teh dan produk-produk kosmetik.
Sebagaimana disetujui dalam Rapat Umum Tahunan Perusahaan pada tanggal 13 Juni, 2000, yang dituangkan dalam akta notaris No. 82 yang dibuat oleh notaris Singgih Susilo, S.H. tertanggal 14 Juni 2000, perusahaan juga bertindak sebagai distributor utama dan memberi jasa-jasa penelitian pemasaran. Akta ini disetujui oleh Menteri Hukum dan Perundang-undangan (dahulu Menteri Kehakiman) Republik Indonesia dengan keputusan No. C-18482HT.01.04-TH.2000.
Perusahaan memulai operasi komersialnya pada tahun 1933.
CLEAR
Clear adalah Ahli dalam bidang Kesehatan Kulit Kepala, yang secara aktif memberikan jalan kerluar terbaik dari Ketombe dan masalah-masalah kulit kepala lain sehingga rambut dan kulit kepala tampak lebih sehat.
Clear telah diluncurkan di Indonesia sejak tahun 1975. Alasan utamanya adalah memberikan solusi efektif terhadap masalah Ketombe. Clear adalah merek anti-ketombe terbesar di Indonesia, salah satu kinerja luar biasa Clear adalah karena iklim tropis Indonesia yang mengakibatkan kelembaban membuat ketombe menjadi masalah umum masyarakat Indonesia, dan oleh karena itu timbul daya tarik besar untuk menggunakan sampo anti ketombe di Indonesia.
Clear dengan Vita-ACE nya telah terbukti selama bertahun-tahun menyajikan produk anti ketombe yang bermutu tinggi. Di Indonesia Clear mempunyai 5 varian: Clear Active Care yang secara efektif melawan ketombe bagi orang aktif, Clear Ice Cool untuk memberikan sensasi dingin sambil melenyapkan ketombe, Clear Scalp and Oil Control untuk menghilangkan ketombe pada rambut berminyak, Clear Itch & Dry Scalp Care untuk mengatasi gatal akibat ketombe dan akhirnya Clear Hair Fall Defence untuk mengurangi kerontokan rambut hingga 93% dalam waktu 5 minggu.
Sejak kehadirannya pertama kali pada tahun 1975 penjualan Clear secara konsisten mengalami pertumbuhan yang baik setiap tahun. Dewasa ini clear menjadi salah satu merek sampo terbesar di Indonesia. Clear dianggap sebagai merek “yang keren” di antara para remaja dan pekerja pemula berusia 18-25 tahun yang merupakan pasar sasaran utama. Produk ini telah dipasarkan secara luas dan menembus pasar nasional bahkan sampai ke pelosok.
Untuk selalu melakukan beberapa aktivasi, yaitu untuk membuat Clear tetap cocok dengan pasar sasaran, untuk mempertahankan kesesuaiannya dan menarik pasar sasaran, untuk mempertahankan kecintaan pada merek, dan menjadi lebih dekat dengan pelanggannya.
Beberapa acara yang di adakan adalah Clear Top 10 pada tahun 1999 – 2003, Clear Zone tahun 2004, Clear Nation tahun 2005, Clear Dream Date tahun 2006, Clear Invasi Kos tahun 2007 dan Clear Invasi Kos 2 Photo Competition tahun 2008 ini.
Dan kegiatan custumer relation yang akan saya jelaskan lebih lanjut pada acara Clear Invasi Kos 2 Photo Competition yang diadakan bulan Februari hingga Maret 2008.
KEGIATAN COSTUMER RELATION
CLEAR INVASI KOS 2 PHOTO COMPETITION
Setelah sukses menggelar program Clear Invasi Kos pada 2007 lalu, kali ini Clear Shampoo kembali menggelar program serupa bertittle Invasi Kos 2 Photo Competition. Serupa tapi tak sama dengan programnya, Clear Invasi Kos 2 Photo Competition merupakan lomba kompetisi kos-kosan yang menguji kekompakan masing-masing kos dengan menunjukkan kekompakan memakai Clear Shampoo. Peserta kompetisi harus mempertunjukkan yel-yel dan mengikuti games yang disediakan. Point terbaru dalam Clear Invasi Kos 2 kali ini adalah menantang kekompakan tiap kos lewat photo competition.
Program ini diawali dengan Promo Kos Besar. Keseluruhan promo tersebut bertujuan memberitahukan kepada para pendatang atau penghuni kos di Yogya untuk mendaftarkan kos mereka dalam program ini. Promo campus activation dilaksanakan setiap Senin-Jumat di 25 kampus di Yogyakarta, sedangkan promo kos besar dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu di sepuluh titik atau lingkungan kos-kosan.
Setiap hari, ada 5 Tim yang melakukan invasi. Kos yang di-invasi wajib menunjukkan syarat yang telah ditentukan, yaitu minimal berpenghuni 7 orang dan semuanya mampu membuktikan diri sebagai pemakai Clear Shampoo dengan menunjukkan 1 botol Clear atau 10 sachet per-orang.
Foto, yel-yel, games, dan jumlah pemakai Clear Shampoo adalah kriteria yang digunakan sebagai materi penilaian untuk menentukan kos mana yang kompak.
Salah satu poin yang membedakan CIK 2 kali ini dengan CIK sebelumnya adalah photo competition. Untuk kos, photo competition adalah salah satu kriteria penilaian saat di-invasi. Selain photo competition kos, dalam CIK 2 kali ini juga ada photo competition individu, yang lebih diperuntukkan bagi yang bukan anak kos meskipun tidak menutup kemungkinan bagi anak kos juga turut serta. Dengan membeli 1 botol Clear Shampoo di venue dan mengajak langsung difoto di tempat. Hasil foto 1 dibawa peserta dan 1 dimasukkan ke drop box untuk dinilai. Meskipun bertittle photo competition individu, tapi tetap harus mengajak 2 orang atau lebih untuk berpose bersama Clear Shampoo. Sehingga, fotonya minimal bertiga. Kriteria yang menjadi penilaian adalah kreativitas dalam berpose.
Kegiatan yang diadakan Clear ini sangat menunjukkan adanya custumer relation yang ingin lebih ditingkatkan. Salah satunya terlihat bahwa kegiatan di tahun ini merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun lalu. Selain itu kegiatan ini merupakan bentuk usaha Clear untuk lebih dekat dengan penggunanya. Di pilihnya kota Yogyakarta untuk mengadakan acara ini karena Yogyakarta merupakan kota pelajar, begitu banyak pendatang baru dari luar kota Yogyakarta untuk menimba ilmu. Dalam acara ini Clear memberikan wadah untuk mengasah kekompakan pada setiap kos, agar di lingkungan kos tercipta suatu hubungan yang hangat bukan saling mengacuhkan dan individualis, seperti dituangkan pada lomba yel-yel. Kreativitas sebagai salah satu penilaian dalam acara ini memberikan motivasi kepada para generasi muda untuk lebih dan terus berkembang, tidak hanya berdiam diri menyikapi persoalan yang ada yang tercermin dari permainan yang telah disediakan. Selain kreativitas dalam permainan-permaianan juga berupa kreativitas berekspresi dalam seni, yang ditunjukkan melalui photo competition yang memberikan warna baru dibanding dengan Clear Invasi Kos tahun lalu. Photo competition ini juga mengasah kreativitas bagaimana menunjukkan kekompakan dalam berpose. Clear tidak hanya menganakemaskan anak-anak kos dan menganaktirikan yang bukan anak kos. Maka dari itu Clear juga mengadakan photo competition individu yaitu berpose dengan mengikutsertakan Clear Shampoo dan mengajak 2 orang. Meskipun individu tetapi minimal peserta 3 orang untuk mengikuti kompetisi ini.
Untuk mempermudah pendaftaran bagi peserta maka diadakan Promo Kos Besar dan Promo Campus Activation. Hal ini juga untuk memberikan gambaran mengenai Clear Invasi Kos yang berbeda dengan tahun lalu. Melalui promosi ini calon peserta bisa langsung mendaftar baik untuk anak-anak kos maupun yang bukan anak kos. Untuk photo competition individual langsung bisa berpose di venue dan satu lembar foto dimasukan ke drop box yang disediakan untuk dinilai dan selembar lagi untuk peserta sebagai kenang-kenangan mengikuti acara ini. Calon-calon peserta yang kurang beruntung kampus atau lingkungan kos mereka tidak diadakan promo oleh Clear, untuk tidak mengecewakan mereka maka Clear mengantisipasi melalui promo radio, dengan cara SMS ke radio tersebut dengan suatu format yang telah ditentukan, bahkan ada keuntungan lebih yaitu setiap hari diundi lima kos yang telah mendaftarkan diri mereka dan masing-masing mendapatkan seratus ribu rupiah. Selain itu yang ingin mengikuti photo competition individu bisa berfoto dengan syarat yang telah ditentukan dan di masukkan ke dalam box yang disediakan di kantor pemasaran radio tersebut.
Meskipun promo-promo yang disediakan untuk mengajak masyarakat terutama mahasiswa yang menjadi segementasi dari Clear mengikuti kompetisi yang ditawarkan, tetapi bagi mereka yang enggan mengikuti dua kompetisi tersebut, namun mereka ingin berpartisipasi dan ingin mendapatkan hadiah-hadiah yang kebanyakan berupa uang, maka demi tidak mengecewakan mereka, diadakan berbagai permainan dalam promo-promo tersebut berupa games baik individu maupun kelompok.
Acara ini yang merupakan kelanjutan dari acara tahun lalu tidak menutup kemungkinan akan menjadi acara tahunan karena begitu banyak apresiasi dari masyarakat. Sehingga hubungan antara Clear dengan pelangan maupun pembeli bisa terjaga dengan baik selain itu juga berdampak baik kepada Clear itu sendiri.
Sumber:
www.unilever.co.id
KR, 16 Maret 2008 hal 7









Tuesday, July 31, 2012

OPINI PUBLIC DAN PUBLIC RELATIONS

1. Opini publik memang sangat penting di dalam PR, opini publik merupakan kumpulan opini individu-individu yang menjadi suatu kesatuan pada suatu isu yang nantinya akan mempengaruhi individu-individu tersebut, oleh karena itu, PR berusaha untuk membentuk opini publik berupa pandangan-pandangan yang disamakan antara sudut pandang sebuah instansi dengan masyarakatnya. Tetapi tanpa adanya memaksakan hanya memberikan pengaruh untuk meyakinkan masyarakat mengenai pandangan suatu insatnsi yang dapat membentuk suatu pandangan yang sama pada masyarakat tersebut.
2. Tahapan opini publik adalah sebagai berikut :
a. Definisi isu
Aktifis dan kelompok kepentingan yang spesial mengangkat sebuah isu, mungkin protes melawan area yang seperti sandiwara yang menjadi hambatan dengan memilah-milah atau jalur tertentu. Kelompok ini mempunyai informal kekuatan tetapi penyajiannya seperti agenda yang berkelanjutan untuk media yang membalut kontroversi dan konflik. Kesempatan yang terlihat untuk daerah televisi terjadi saat aktivis mengadakan turun ke jalan dan demonstrasi.
Bahwa sebuah isu diangkat oleh sekelompok orang, meskipun oleh sebagian kecil tetapi jika dilakukan secara terus menerus maka akan terdefinisi secara meluas terlebih jika setiap media menyorotnya dan hal ini merupakan tahap awal terbentuknya opini public.
b. Keterlibatan opini pemimpin
Di area media, isu dtanamkan pada agenda publik dan masyarakat akan sadar akan hal tersebut. Opini pemimpin memulai untuk mendiskusikan isu dan mungkin melihat hal itu sebagai simbol dari perluasan isu lingkungan
Dengan adanya opini dari pemimpin dapat mempengaruhi masyarakat dalam membentuk opini publik.
c. Kesadaran publik
Sebagai kesadaran publik yang tumbuh, isu menjadi sebuah masalah dari diskusi publik dan perdebatan, dengan cakupan media yang luas. Isu secara sederhana dengan media menjadi “mereka melawan kita”. Solusi yang disarankan cenderung menjadi salah satu akhir dari spectrum.
d. Keterlibatan pemerintah atau peraturan
Konsensus publik mulai untuk membangun sebuah resolusi sebagai keterlibatan pemerintah atau peraturan yang terjadi. Kelompok yang besar mengidentifikasi dengan beberapa pandangan akan isu tersebut. Permintaan tumbuh untuk pemerintah untuk bertindak.
e. Resolusi
Bagian resolusi mulai sebagai masyarakat yang memegang kekuasaan dalam pemilihan umum juga pemegang kekuasaan menmbuat legislasi atau memberikan pandangan mengenai keberadaan aturan maupun peraturan untuk membuat suatu pernyataan. Sebuah keputusan dibuat untuk menjaga area yang seperti sandiwara atau untuk meraih kompromi dengan perkembangan advokasi. Jika beberapa kelompok dirasa kurang baik maka perputaran mungkin dapat mengulang secara otomatis.
3. Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan ketika akan membuat pesan persuasi sebagai berikut :
a. Analisis khalayak
Hal ini penting bahasa lain menyebutnya analisis situasi, sebelum membuat pesan persuasi seorang PR harus mengerti keadaan masyarakat agar pesan persuasi mengenai sasaran yang dituju dan pada akhirnya dapat mempengaruhi masyarakat tersebut. Selain itu agar hasilnya baik maka perlu adanya segmentasi, positioning juga objecting hal ini perlu karena sasaran yang menjadi target masyarakat jelas sehingga lebih efektif dan efisien. Analisis ini dapat dilakukan dengan berbagai cara dengan melihat semua keaadan masyarakat baik itu demografi, psikografi, lingkungan sosial, ekonomi, budaya dan lain-lain melalui survey, polling, dan lain-lain.
b. Sumber kredibiltilas
Dalam membuat pesan persuasif akan dapat lebih dipercaya jika mempunyai sumber yang mempunyai kredibilitas yang tinggi, yang dimaksidkan adalah bahwa dalam manyampaikan pesan persuasif menggunakan orang-orang yang sudah melekat dalam hati masyarakat, orang yang sudah diakui kemampuannya maka dengan begitu pesan pesuasif yang dibuat dapat mempangaruhi publik.
c. Memohon untuk kepentingan pribadi
Membuat pesan persuasif harus melihat kepentingan pribadi masyarakat, seorang PR harus mampu menangkap atau mengetahui apa saja yang mereka butuhkan, apa yang mereka inginkan juga termasuk kepentingan mereka apa, dengan memperhatikan apa yang mereka inginkan maka pesan pesuasif dapat dengan mudah sampai apada target yang diinginkan bahkan bisa melebihi dari target yang telah ditentukan.
d. Kejelasan pesan
Penyampain pesan persuasif harus jelas isi dan bahasa yang digunakan yang mudah untuk dipahami selain itu juga jangan terlalu banyak memberikan pesan, jangan panjang lebar hanya bagian penting saja yang dapat dengan cepat diserap oleh masyarakat dan membekas di hari mereka.
e. Waktu dan kontek
Pesan persuasi dibuat harus mengenal waktu dan kontek yang tepat dengan waktu penyampaian yang tepat dalam kondisi yang mendukung serta kontek yang sama antara sebuah instansi dengan masyarakat maka pesan tersebut dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
f. Partisipasi masyarakat
Masyarakt sangat penting dalam terlaksananya dan suksenya pesan persuasif tersebut, maka dengan partisipasi dari masyarakt itu sendiri dengan mengajak masyarakat sebagai bagian dalam membentuk pesan persuasif maka masyarakat yang ikut berpartisipasi akan mendapat pengaruh dengan begitu masyarakat lain juga akan meyakini hal tersebut karena memang sebagaian masyarakat tersebut mengikuti dan marasakan sendiri. Sebagai contoh partisipasi masyarakat, adalah mereka dijadikan sample untuk suatu produk instansi tertentu.
g. Sugesti untuk bertindak
Pesan pesuasif harus di berikan semacam sugesti untuk melakukan sesuatu pada masyarakat, tetapi bukan untuk memaksa hanya memenrikan sugesti untuk melakukan sesuatu hal sebagai contoh berupa membeli suatu produk dari suatu instansi.
h. Isi dan struktur pesan
Isi pesan harus sederhana tetapi fokus yang mencerminkan suatu hal yang ingin disampaikan oleh suatui instansi dan strukturnya yang menarik agar mudah dipahami.
i. Berbicara yang dapat mempengaruhi
Selain berupa teks bisa juga berupa pidato atau pernyataan yang dapat menguatkan pesan persuasif sehingga dapat memberikan keyakinan lebih pada masyarakat.
4. Propaganda dan persuasi sekilas memang sama namun sesungguhnya keduanya sangat berbeda. Persuasi merupakan sebuah aktivitas atau proses dimana perilaku penyampai pesan dari orang lain atau kelompok lain dari pesan tersebut dapat membawa perubahan atau dapat membawa pesan dalam sebuah situasi dimana dalam meyakinkan mempunyai beberapa tingkatan dan masyarakat diberi kebebasan dalam memilih apakah akan mengikuti pengaruh ataukan mengabaikannya. Sedangkan propaganda menurut Jawwet dan O’Donnel merupakan perbuatan secara sengaja dan sistematis berusaha untuk membentuk pandanagn, memanipulasi pengamatan dan mengarahkan perilaku untuk menerima sebuah respon yang lebih jauh yang dimaksudkan dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh orang yang mempropaganda. Pada saat ini propaganda berarti juga kesalahan, kebohongan, tipu daya tidak menginformasikan, praktek duplikasi atau meniru yang melawan kelopmpok dan pemerintah lalu meyalahkannya,
Jadi perbedaannya terletak pada penerimaan yang dilakuakan oleh masyarakat bahwa dalam persuasi diberikan kebebasan memilih suatu tindakan sedangkan dalam propaganda lebih mendoktrin dan memaksakan masyarakt untuk melakukan suatu tindakan.

Monday, July 30, 2012

E-PR

Salah satu kegiatan PR yang menggunakan teknologi baru adalah Indosat Community yaitu sebuah komunitas para pengguna indosat baik pasca bayar seperti Matrix maupun pra bayar seperti Mentari, Im3 dan sSarone, yang dirancang sebagai wadah untuk berdiskusi mengenai masalah yang dialami, mempertanyakan suatu hal, dan membina suatu hubungan relasi. Sesengguhnya setiap produk Indosat telah memiliki komunitas sendiri seperti Matrix Circle, Klub Mentari, Im3 Friends, dan My Starone, tetapi untuk pengguna Indosat secara global belum terbentuk maka pihak Indosat membentuk komunitas Indosat atau Indosat Community (IC), pengguna Matrix, Mentari, IM3 dan StarOne yang telah mendaftarkan diri sebagai anggota IC (kecuali yang sudah mendaftarkan diri ke portal indosat akan terdaftar otomatis) berhak mendapatkan fasilitas istimewa berupa pemberian diskon di berbagai pusat perbelanjaan, tempat makan, lokasi hiburan, dan tempat-tempat lain. Layanan ini merupakan hasil kerjasama Indosat dengan pihak ketiga (merchants). Anggota Indosat Community juga dapat menikmati tarif percakapan yang lebih murah antar sesama pengguna produk Indosat.
Anggota IC akan mendapatkan potongan harga di berbagai merchants dengan menunjukkan handphone yang menggunakan kartu Indosat, Nantinya, para pelanggan Indosat akan mendapat short messeging service (SMS) yang isinya memberitahukan tentang adanya promo atau diskon di berbagai merchants. Program-program ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Indosat untuk mempertahankan pelanggannya. Tujuannya agar pelanggan tidak berpindah ke operator lain.
Keuntungan yang diperoleh anatar lain:
-Gratis biaya iuran tahunan keanggotaan
-Gratis biaya pendaftaran keanggotaan
-Gratis biaya blokir/ buka blokir kartu hilang atau ditemukan kembali.
-Gratis biaya pengganti kartu jika hilang atau rusak
-Nomor sama untuk kartu yang hilang atau rusak
-Secara acak dapat TERPILIH untuk mengikuti acara-acara yang diselenggarakan oleh INDOSAT
-Program Undian atau Bonus Pulsa (tergantung program)
-Mendapat diskon atau promosi khusus dari Mitra INDOSAT
-Mendapatkan Informasi / Informasi Benefit Melaluli SMS
-Info Update SMS
-Info On Demand
Sedangkan kegiatan-kegiatan IC antara lain:
-Community sosial (bantuan sosial)
-Indosat Community Gathering
-Komunitas Gamer
-Komunitas Musik
-Media Partner
-WFP representative
Media atau teknologi baru yang Indosat gunakan selain melalui sms untuk pengiriman info diskon pada merchant juga melalui blog yang di gunakan sebagai media interaksi semua anggota IC bebas memberikan testimony atau komentar mengenai indosat.

Kelebihan
Dengan adanya komunitas yang dibentuk oleh Indosat ini, para pelanggan menjadi lebih interes pada Indosat karena merasa bahwa kebutuhan akan wadah interaksi baik dengan Indosat maupun pengguna Indosat lainnya baik satu produk Indosat maupun berbeda telah direalisasikan, hal ini juga bermanfaat untuk menjaga hubungan baik antara Indosat dengan penggunanya. Selain itu dengan adanya layanan yang dapat diperoleh sebagai anggota IC akan membuat para pelanggan indosat tetap setia menggunakan produk Indosat. Kesetiaan pelanggan tersebut bisa terus terjaga karena wadah komunitas ini dapat juga bermanfaat bagi pelanggan untuk membangun network, dalam suatu komunitas network atau jaringan diperlukan sebagian besar publik terutama dalam hal ini pelanggan Indosat, dengan network ini pastinnya akan bermanfaat bagi pelanggan indosat lainnya.
Kekurangan
Meskipun menarik layanan berbagai promo yang diberikan Indosat kepada pelanggannya, namun sms yang digunakan untuk mendapatkan diskon di merchant-merchant lumayan rumit jadi tidak sederhana, sms yang diterima pelanggan hanya sebagian kecil diskon untuk mengetahui lebih lanjut berbagai diskon dapat mengirimkan sms dan bukan hanya sekali atau dua kali tetapi bisa berkali-kali untuk mendapatkan sms yang menunjukkan bahwa mendapatkan diskon merchant yang diinginkan.jadi penggunaan layanan ini masih kurang efektif dan efisien. Karena adanya faktor-faktor tertentu maka tidak sedikit sms yang tidak sampai kepada pelanggan, seperti faktor cuaca, jaringan, dan lain-lain. Selain itu layanan sms sering tidak dihiraukan oleh pelanggan Indosat jadi setiap sms yang dikirim lalu dibiarkan begitu saja tanpa direspon. Kegiatan-kegiatan IC masih banyak yang belum direalisasikan, jika ada kurang begitu dipublikasikan dan dikomunikasikan oleh pihak Indosat. Jika selain mendapatkan diskon di merchant juga ada kegiatan IC yang mengajak anggota IC berpartisipasi maka IC dapat lebih efektif.

Sunday, July 29, 2012

MODEL PUBLIC RELATIONS MENURUT GRUNIG DAN HUNT

Menurut Grunig dan Hunt ada empat model PR yaitu Two way communication symetrical, Two way communication asymetrical, One way communication asymetrical, dan One way communication symetrical, contohnya yang sesuai dengan konteks Indonesia masing-masing sebagai berikut:
1. Two way communication symmetrical
Contohnya Lifeboy, karena di managemen Lifeboy melakukan komunikasi dua arah dengan masyarakat, instansi tersebut tidak menutup diri atas pertanyaan masyarakat atas semua hal tentang Lifeboy dan juga mereka melakukan riset bukan hanya untuk kepentingan perusahaan dalam meningkatkan jumlah pembelian masyarakat terhadap produk Lifeboy tetapi juga untuk kepentingan masyarakat dengan mengadakan program cuci tangan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.
2. Two way communication asymetrical
Contohnya pengantian minyak tanah ke gas yang dicanangkan pemerintah, di dalam program ini pemerintah melakukan komunikasi dua arah dan tidak menutup diri atas pertanyaan masyarakat juga komplainnya terhadap masalah bagaimana penggunaan kompor gas yang memang sebagian besar masyarakat masih sangat asing dalam menggunakan kompor gas dengan menerjunkan beberapa kelompok orang untuk mendatangi rumah-rumah dan memberikan pengarahan cara menggunakan kompor gas juga menerjunkan para teknisi untuk memperbaiki kompor gas yang rusak akibat kesalahan penggunaan kompor gas tersebut. Dan program ini tidak didahului dengan riset tentang penggunaan minyak tanah oleh masyarakat Indonesia, pemerintah tidak melihat kepentingan masyarakat hanya kepentingan pemerintah saja agar minyak di Indonesia tidak habis dan produksi gas bisa meningkat penjualannya.
3. One way communication asymetrical
Contohnya Adam air, saat terjadi kecelakan yang mengemparkan masyarakat Indonesia dengan menghilangnya pesawat dalam kecelakaan tersebut. Pihak Adam air seakan cuci tangan dan saling lempar kesana-kemari akan tanggung jawabnya kepada penumpang. Seluruh kantor Adam air juga tutup. Sehingga masyarakat hanya menebak-nebak saja apa yang terjadi di dalam managemen Adam air, tidak ada komunikasi dua arah antara Adam air dan masyarakat. Adam air juga tidak berusaha untuk meningkatkan hubungannya dengan masyarakat dengan membangun citra yang baik demi kelangsungan hidup perusahanan.
4. One way communication symetrical
Contohnya penyakit misteri di Magelang. Pemerintah memang menangapi penyakit misterius yang banyak menelan korban di daerah Magelang akan tetapi terlalu tergesa-gesa menanggapinya yang menyebutkan bahwa tempe gembus penyebabnya, tetapi hal itu dibantah oleh keluarga korban ataupun korban yang selamat. Pemerintah memang berupaya untuk meningkatakan hubungannya antara instansi dengan masyarakat agar pemerintah bisa membantu masyarakat untuk menemukan penyakit apa yang sebenarnya terjadi juga membantu menanganinya, tetapi respon dari masyarakat hingga kini tidak ditanggapi sehingga membuat komunkasi yang terjadi hanya satu arah.

Saturday, July 28, 2012

ANALISIS AUDIENCE BERDASARKAN SITUATIONAL THEORY MENURUT JAMES GRUNIG

ARTIKEL:TAK JADI DISUNTIK INSULIN BERKAT SUSU KEDELAI
“Tidak benar itu bila ada yang mengatakan luapan lumpur Lapindo tidak bisa diatasi. Saya bisa mengatasinya. Konsep dan proposalnya sudah saya kirim ke Presiden. Metode yang saya pakai adalah Metode Waduk Terbalik,” ujar Ir. Soehardi, B.I.,M.Sc. Namun , menurut pria 64 thun ini, sampai saat ini belum ada tanggapan. Lalu, apa hubungannya dengan MDL? Begini ceritanya. Awal 2005, alumnus ATPU, UNS, UGM,Unbraw, dan Universitas Wagenergen, Belanda, ini kena stroke gawat saat mendarat di bandara Makassar. Akibatnya, terjadi pendarahan dari dubur dan mulut. Setelah dibawa ke rumah sakit di sana, tak diketahui penyebabnya. Ia diterbangkan ke kampungnya, Klaten, dan di sana masuk rumah sakit lagi. Namun penyebab stroke dan pendarahan itu belum juga ditemukan. Setelah berkali-kali masuk rumah sakit dan mengalami pendarahan puluhan hari, dengan menggunakan kamera canggih yang dimasukkan ke ususnya, diketahuilah bahwa penyebab stroke dan pendarahan itu adalah pecahnya salah satu usus halus. Jadi pendarahan itu bukan terjadi di otak. Untuk beberapa bulan lamanya ia tidak bisa apa-apa. “Selain tidak bisa berjalan, otak saya pun tidak jalan lagi sehingga saya sudah mempersiapkan sebuah rumah di desa untuk menghabiskan hari tua saya di kursi roda,” ujar Dirut PT Adhi Sarana, yang bergerak di bidang konsultansi konstruksi sipil, arsitektur, dan lingkungan ini. Sembari mengonsumsi obat dokter, pensiunan PU ini pun mengonsumsi susu kedelai Amerika, dengan harga yang tinggi. Namun, Juni 2006 ia mengenal MDL-525. warga Jalan Pramuka di jantung Kota Klaten ini pun mengganti susu kedelai Amerika tadi dengan produksi PD Mandala 525, Garut, tersebut dan rutin mengonsumsinya seraya meninggalkan obat pelan-pelan. Tak lama kemudian kesehatannya pulih. “Sekarang, saya mampu berenang 500 meter tanpa henti, dan rutin seminggu sekali. Selain itu saya sudah mampu menyetir sendiri kemana-mana,” ujar ayah 6 anak ini. “Yang lebih menggembirakan, otak saya jalan setelah minum MDL, sehingga lahirlah konsep penanggulangan luapan Lumpur Lapindo tadi,” tukas kakek 4 cucu ini.
Agaknya, untuk menjelaskan secara rinci proses yang terjadi pada tubuh Ir. Soehardi, baik sebelum maupun selama ataupun setelah stroke itu cukup sulit. Yang jelas, ketika wawancara ini akan dilakukan, beliau sengaja menunjukkan bukti bahwa beliau telah mampu mengendarai mobil dengan cara menjemput pewawancara ke tempat yang cukup jauh dari rumahnya menggunakan mobil yang beliau setir sendiri. Dan selama wawancara berlangsung, dengan semangat beliau menjelskan Metode Wduk Terbalik itu secara panjang lebar, penuh inovasi berorientasi lingkungan dan ilmiah.
Menurut Muhammad Romi, Manajer Marketing PD Mandala 525, produk ini sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang mengagumkan dan produknya yang diolah secara alami tanpa bahan kimia. Apalagi saat ini masyarakat mulai beralih kepada bahan-bahan alami untuk memelihara kesehatan. ”MDL-525 bukanlah obat melainkan solusi cara hidup sehat selain dengan obat,” ujarnya pada suatu wawancara singkat. Ingin tahu lebih jauh tentang MDL-525, hubungi telepon….Distributor DIY (0274) 7844931, 08121589636 SubDist : Gunungkidul (0274) 6504853 : Apt. Saras, Apt. Argonimolo, Apt. Fatmawati, Apt. Anindita, Apt. Andayani, Apt. Moro sehat. Kulon Progo (0274) 7851010 : Apt. Tri Farma, Apt. Pengasih, Apt. Pura Raharja, Apt. Assifa, Apt. Sehati, Apt. Ahmad. Bantul (0274) 589352 : Apt. Mulai Farma, Apt. Mentari, Apt. Tirta Farma, Apt. Angkasa, Apt. Dijebukan, Apt. Gose Farma, Apt. Gunawan Farma, Apt. Mitra Farma. Kota Yogyakarta (0274) 7844931 TO. Malaya, Apt. Hayam Wuruk, Apt. Dian Farma, Apt. K-24, Apt. Suci, Apt. Ratna, Apt. Citra, Apt. Merapi, Apt. Maryati, Apt. Kucala, Apt. UGM. Sleman (0274) 7840680 : Apt. Cahaya, Apt. Kentungan, Apt. Wahidin, Apt. Visi Farma, Apt. Ardi Farma, Apt. Tempel, Apt. Rafi Farma, Apt. Condongcatur, Apt. Danita. Klaten (0272) 321960 : Apt. Chusna Husada, Apt. Sidowayah Farma, Apt. Kebonarum, Apt. Murni, Apt. Sehat. Wonogiri 0813215688 : Apt. Gajah Mungkur, Apt. Mutiara, Apt. Setia Budi, Apt. Giri Wono. Surakarta (0271) 7939130 : Apt. Wijaya-Ps.Gede, Apt. Katangan, Apt. Kondang Waras, Apt. Mutiara Farma, Apt. Indra Panjang. Sukoharjo (0271) 5827875 Apt. Sehat, Apt. Sumber Waras, Apt. Gumpang. Boyolali 081314689228 : Apt. Sunggingan, Apt. Baya Husada, Apt. Manunggal. Magelang 08886844325 Apt. Waras, Apt. Prajenan Husada, Apt. Triana Muntilan. Sragen (0271) 5809491 : Apt. Ramai, Apt. Bahari, Apt. Asih Rahayu, Apt. Toko Barkat.
BPOM RI MD : 850510001977
Kedaulatan Rakyat Sabtu, 24 November 2007

Berdasarkan arikel di atas dapat diketahui bahwa audience yang menjadi target pasarnya adalah masyarakat yang peduli akan kesehatan yang lebih alami bukan dengan menggunakan obat-obatan atau bahan kimia.
Situational Theory oleh James Grunig mengatakan bahwa suatu kelompok dari audience mendefinisikan dirinya sebagai publik yang aktif saat
1. Problem recognition component ( komponen pengakuan masalah )
Mereka mengidentifikasi sebuah isu sebagai sebuah problem.
Berdasarkan artikel di atas dapat dilihat bahwa Susu Kedelai MDL-525 mengembor-gemborkan mengenai masalah kesehatan yang dapat ditangani melalui bahan-bahan alami bukan menggunakan obat-obatan yang berbahan kimia yang sesungguhnya akan merusak tubuh manusia. Hal ini diangkat sebagai masalah oleh Susu Kedelai MDL-525 dan menggunakan bahan-bahan alami untuk menjaga kesehatan ataupun penanganan suatu penyakit lebih baik menggunakan bahan-bahan alami agar kestabilan tubuh tetap terjaga tanpa ada gangguan dari pengaruh obat-obatan yang telah dikonsumsi.
2. Involvement component ( komponen keterlibatan )
Bisa memberikan efek atau pengaruh yang personal atau keterkaitan personal.
Setelah mengetahui akan penggunaan bahan-bahan alami jauh lebih baik daripada penggunaan obat-obatan bahwa hal tersebut merupakan suatu masalah maka mereka akan menilik ke dalam diri mereka sendiri, bahwa masalah akan kebutuhan penangganan kesehatan akan lebih sehat dengan bahan-bahan alami daripada bahan kimia yang terkandung dari obat-obatan. Selain itu juga bisa saja mereka mengalami kejadian yang sama dengan Ir. Soehardi, B.I.,M.Sc. yang mengidap penyakit pecahnya salah satu usus halusnya maka mengalami pendarahan pada mulut dan dubur sehingga stroke yang dialaminya membuat kakinya tidak dapat digunakan untuk berjalan begitu pula dengan otaknya yang tidak bisa digunakan untuk berpikir. Hal ini membawa dampak yang personal dan menimbulkan keterkaitan yang personal mengenai masalah yang mencuat ternyata merupakan masalah yang juga mereka alami.
3. Constraint recognition component ( komponen pengakuan paksaan )
Mereka merasa mampu untuk melakukan sesuatu atau mempunyai kuasa untuk mengambil suatu langkah di suatu jalan.
Setelah menyadari bahwa penggunaan obat-obatan yang berkelanjutan dan terus menerus akan mengganggu kestabilan tubuh dan lebih baik penangganan suatu penyakit atau menjaga kesehatan dengan menggunaan bahan alami seperti Susu Kedelai MDL-525 merupakan suatu masalah yang juga mereka alami maka mereka akan tergerak hatinya untuk melakukan sesuatu dengan tertarik, mencoba dan membeli Susu Kedelai MDL-525, hal itu juga diperkuat testimoni Ir. Soehardi, B.I.,M.Sc. yang berangsur-angsur sembuh dengan meminum Susu Kedelai MDL-525 dengan meninggalkan sedikit demi sedikit obat-obatan, bahkan keadaannya sudah sangat baik dan telah sembuh dari penyakit yang cukup kronis.

Tuesday, July 24, 2012

AFS

Profil Organisasi
AFS adalah salah satu organisasi relawan berbasis komunitas yang tertua dan terbesar di dunia yang merupakan sebuah organisasi nonprofit bentukan Amerika. AFS berawal dari American Field Sevice, sebuah kesatuan relawan asal Amerika yang berinisiatif menjadi supir ambulans untuk mengangkut korban perang dunia pertama dan kedua. Setelah masa tugas mereka dalam perang berakhir, para supir ambulans ini kembali pulang dan mereka mulai memikirkan upaya-upaya untuk perdamaian. Mereka percaya bahwa apabila para pemuda di dunia dapat saling memahami sesamanya, mengenal dan menghargai perbedaan masing-masing, maka mereka dapat menciptakan dunia yang lebih adil dan damai. Program pertukaran yang dimulai oleh para supir ambulans AFS hingga kini mempertemukan keluarga, sekolah dan komunitas di lebih dari 60 negara.
Saat ini, jaringan AFS meluas dan memiliki mitra organisasi di lebih dari 50 negara dan melibatkan hampir 11000 pelajar, pemuda dan guru setiap tahunnya. Sejak 1947 lebih dari 325.000 individu dan keluarga angkat dengan jumlah yang kurang lebih sama telah memperoleh pengalaman AFS. Jumlah pendukung AFS bahkan telah mencapai ratusan ribu orang. AFS memiliki komitmen untuk terus menjadi yang terdepan dalam upaya mempromosikan perdamaian dan sikap toleransi melalui pembelajaran antarbudaya.
Salah satu mitra dari AFS adalah Bina Antarbudaya (the Indonesian Foundation for Intercultural Learning) yang sangat membantu AFS Intercultural Program, didirikan pada tangal 2 Mei 1985 oleh Taufik Ismail, Tanri Abeng, Irid Agoes, Kartono Mohammad, dan Sophie Gunawan Satari. Lahir bertepatan dengan hari pendidikan nasional, Bina Antarbudaya mengambil posisi sebagai organisasi pendidikan di saat kebutuhan terhadap pengenalan budaya lain sangat diperlukan dalam interaksi global.
Program tersebut mempunyai misi turut mewujudkan perdamaian dunia dan bertujuan menciptakan internasional melalui program pertukaran dan pendidikan antarbudaya. Mereka yang hidupnya tersentuh oleh program-program yang tersedia oleh AFS Interculture Program diharapkan dapat menjadi pemimpin yang secara aktif mewujudkan perdamaian dunia dan kerjasama antarbangsa dalam bidang kerja masing-masing. Selain itu dalam program ini berprinsip tidak membedakan agama, ras, pendidikan, latar belakang sosial, ekonomi ataupun kelompok kepentingan tertentu.
Beasiswa AFS sendiri diberikan setelah para kandidat melalui tiga tahab seleksi. Seleksi pertama adalah seleksi administrasi menyangkut surat-surat dari sekolah serta laporan prestasi para kandidat. Seleksi tahab kedua adalah tes pengetahuan umum yang meliputi bahasa inggris, pengetahuan umum, dan essay. Pada proses akhir lebih ke psikotes.
Uniknya, peserta pun setelah terpilih akan diberikan kursus bahasa singkat sesuai dengan negara yang dituju. Satu hal lagi, karena organisasi ini merupakan organisasi nonprofit, tidak ada pungutan biaya sedikitpun dalam keseluruhan program penjaringan peraih beasiswa. Para peraih beasiswa pun mendapat jaminan hidup dan sekolah selama satu tahun penuh, dibiayai oleh pemerintah Amerika serikat.

Tujuan AFS Interculture Program
Berusaha mempersiapkan calon pemimpin masa depan yang lebih peka paham dan peduli pada lingkungan sekitar. Melalui interaksi dewngan masyarakat negara lain peserta dapat berbagi, berkomunikasi, menghargai dan mencintai satu sama lain diatas segala perbedaan. Kelak diharapakan mereka menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang menghargai perbedaan, menjungjung tinggi perdamaian dan persahabatan, membangun hubungan yang positif dan sinergi antarindividu, antarmasyrakat dan antarbangsa dalam upaya mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan umat manusia.
Bina Antarbudaya memberikan kesempatan bagi para siswa Indonesia untuk dapat tinggal dan belajar baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek di berbagai negara antara lain Amerika Serikat, Belanda, Belgia, Italia, Jepang, Jerman, Norwegia, Prancis dan Swiss.
AFS Year Program
Program AFS sudah dilaksanakan di Indonesia sejak tahun 1956. Hingga saat ini AFS telah menukarkan lebih dari 220.000 peserta program dari 54 negara di dunia. Program pertukaran pelajar AFS ini dilakukan dalamn rangka menciptakan saling pengertian dan persahabatan agar terwujud perdamaian dunia.
Program ini memberikan kesempatan bagi para pesertanya untuk belajar tentang hidup dan diri sendiri. Pengalaman yang didapat selama program akan memperkuat kemampuan berbahasa, pengembangan karakter pribadi dan ketrampilan kepemimpinan.
Bina Antarbudaya selalu mengirimkan siswa-siswi terpilih dari seluruh Indonesia untuk mengikuti pertukaran antarbudaya ke manca negara. Sudah lebih dari 200 siswa Indonesia yang dikirim melalui program AFS.
Periode pendaftaran : April-Mei
Periode program : Maret*-Februari**
Untuk tujuan Jepang : Agustus*-Juni**
Untuk negara tujuan Amerika Serikat, Belgia, Belanda, Italia, Jerman, Norwegia, Prancis dan Swiss.
Kami juga membuka kesempatan seluas-luas bagi kamu yang ingin berpartisiapsi sebagai relawan dalam upaya pro-perdamaian guna membantu mewujudkan perdamaian dunia.
YES program
Youth Exchange and Studi (YES) program adalah program beasiswa penuh yang diberikan oleh masyarakat Amerika Serikat dengan masyarakat negara-negara bermayoritas muslim. Pelajar dari Mesir, Indonesia, Malaysia, Filipina, Turki, India, Saudi Arabia, Ghana dan Thailand akan tinggal dengan keluarga angkat bersekolah dan mengikuti kegiatan-kegiatan di sekolah maupun masyarakat di Amerika.
Program YES ini lebih menekankan pada pengembangan ketrampilan kepemimpinan peserta. Siswa diharapkan dapat menjadi duta bangsa yang menjembatani masyarakat Amerika untuk lebih mengenal Indonesia juga sebaliknya sehingga timbul persahabatan dan saling pengertian antara kedua bangsa, ini merupakan modal dasar dalam upaya mewujudkan dunia yang lebih damai bagi semua.
Program YES di Indonesia sudah dilakukan sejak tahun 2003 dan saat ini sudah ada sekitar 300 alumni baik dari sekolah umum maupun poesantren. Menariknya program YES juga memberikan kesempatan bagi siswa yang memiliki keterbatasan/cacat untuk mengikuti program.
Periode pendaftaran : April-Mei
Periode program : Agustus*-Juni**
JENESYS Program
The Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youths(JENESYS) adalah program persahabatan Jepang dengan negara-negara di kawasan asia timur yang bertujuan menciptakan dan memperdalam rasa saling pengertian di antara para remaja yang merupakan generasi penerus yang akan berperan penting di masa yang akan datang.
Setiap tahunnya pemerintah Jepang mengundang para pemuda dari negara-negara ASEAN (Brunei Darussalam, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipines, Singapore, Thailand dan Vietnam), Australia, Cina, India, Selandia Baru dan Korea untuk mengunjungi tempat dan kota yang terkait dengan sistem politik, ekonomi, sosial budaya Jepang.
Program JENESYS ini terdiri atas dua jenis yaitu program JENESYS jangka pendek (dua minggu) yang diberangkatkan pada bulan Desember dan JENESYS year program (sebelas bulan ) diberangkatkan pada bulan Maret.
Program Jenesys jangka pendek juga memberikan kesempatan kepada guru atau kepala sekolah SMA/sederajat untuk berangkat bersama-sama para pelajar ke Jepang. Kesempatan yang sangat baik bagi para pendidik Indonesia untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat Jepang dan belajar dari komunitas pendidikan di Jepang.
Periode pendaftaran : April-Mei
Periode prrogram : Desember(Untuk short program)
Maret*-Februari**(Untuk jenesys year program)
Keterangan :
*tahun berikutnyta
**setahun kemudian

Manfaat Mengikuti Program
Selama mengikuti program akan menghadapi hal baru, yang sangat berbeda dari yang biasa dihadapi di tanah air. Hal ini melatih diri untuk lebih peka dan paham serta peduli akan lingkungan sekitar. Dengan sendirinya pola pikir kreatif, kemandirian dan kepercayaan diri akan berkembang.
Jauh dari orangtuamu akan melatih kemandirianmu dalam mengatasi masalah dan mengambil keputusan secara lebih obyektif.

Setelah selesai mengikuti program
 Memiliki wawasan yang lebih luas
 Memiliki kemampuan berpikir kritis dan obyektif
 Menghargai perbedaan, yang mencakup perbedaan pola pikir dan cara hidup.
 Timbulnya rasa cinta tanah air dan nasionalisme justru setelah melihat negeri sendiri dari sudut pandang lain.

Di masa yang akan datang
 Pengalaman antarbudaya akan membantu dalam kehidupan studi dan karir di masa yang akan datang.
 Menjadi orang yang peduli pada masyarakat di lingkungan sekitar dan melakukan upaya-upaya dalam membuat perubahan yang baik dengan cara damai.
 Menularkan rasa cinta dan damai dalam masyarakat.

Persyaratannya mengikuti AFS
 Siswa SLTA
 Umur 15-16 tahun dan duduk di bangku kelas 1(satu) saat mendaftar.
 Aktif berorganisasi dan berprestasi dalam beberapa kegiatan.
 Warga Negara Indonesia
 Sehat jasmani dan rohani.
 Mengikuti dan lulus proses seleksi bertahap.
 Mendapat izin dari orang tua dan sekolah.


Program PR AFS Yogyakarta 2008
Seperti halnya kota-kota lain di Indonesia, AFS Yogyakarta juga memiliki kepengurusan AFS tersendiri yang nantinya di tiap akhir kepengurusan akan memberikan laporan akhir tahun kepada pengurus AFS pusat di Jakarta.
Program utama AFS Yogyakarta seperti halnya AFS di propinsi lain adalah pemberian beasiswa bagi sejumlah siswa sekolah menengah umum baik negeri maupun swasta di area DIY-JATENG.
Di bagian kehumasan, tugas utama PR AFS lebih kepada publikasi program-program AFS. Dalam hal ini PR officer AFS melakukan publikasi melalui media serta terjun langsung ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan AFS dan program beasiswa.

A. Publikasi melalui Media Massa
Pekerjaan PR paling awal di AFS adalah publikasi program beasiswa AFS melalui media massa. Dalam hal ini, AFS menggunakan Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat sebagai patner publikasi mereka.
Sayangnya, hingga kini info program beasiswa AFS masih di tempatkan di kolom surat pembaca. Namun demikian, menurut Lituhayu, publikasi lewat koran Kedaulatan Rakyat ini cukup memberi hasil positif. Terbukti dari pengakuan sejumlah peserta yang mengaku mendapat informasi mengenai AFS dari koran KR.
Selain memanfaatkan kolom surat pembaca di Surat Kabar Kedaulatan Rakyat, AFS Yogyakarta juga memiliki site tersendiri yang bisa diakses jika kita membuka website AFS pusat. Lewat site ini, AFS Yogyakarta mengumumkan setiap kalender event yang akan mereka adakan.

B. Kunjungan Sekolah
Kunjungan ke sekolah-sekolah secara tidak langsung untuk memperkenalkan AFS dan programnya juga merupakan pekerjaan yang dihandle langsung oleh bagian PR. Kunjungan ini dilaksanakan di beberapa sekolah di daerah Yogyakarta dan sebagian wilayah Jawa Tengah.
Kekuarangan program ini adalah tidak begitu terjangkaunya seluruh sekolah di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Seringkali, kunjungan ke beberapa sekolah batal. Dan selain itu program ini hanya bisa menjangkau sekolah-sekolah di kawasan perkotaan saja sedangkan sekolah-sekolah pedesaan yang juga memiliki banyak kandidat peraih beasiswa tidak mendapatkan kesempatan.
Target dari program ini sebenarnya adalah keseluruhan siswa sekolah menengah atas di seluruh wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Akan tetapi, program ini terkadang tidak sesuai target dikarenakan keterbatasan-keterbatasan tertentu.

C. Publication Package
Publication package adalah program baru yang digagas oleh Lituhayu selaku PR Officer AFS. Publication package merupankan jawaban atas masalah tidak terjangkaunya sebagian sekolah.
Publication package merupakan bentuk publikasi AFS secara tertulis yang nantinya dikirim ke seluruh sekolah sekolah di dareah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Untuk bagian ini, Lituhayu bekerja sama dengan Departemen Pendidikan Indonesia untuk mendata setiap sekolah yang berada di Yogyakarta dan Jawa tengah, agar tidak ada satu SMU yang terlewatkan.
Publication package dibuat serinci mungkin sebagai panduan bagi sekolah-sekolah mengenai program beasiswa AFS. Menurut Lituhayu, publication package terbukti mampu membantu AFS menjaring peserta beasiswa dari wilayah-wilayah pedesaan.
Sebagai pelengkap dari program-program publikasi sebelumnya, target dari program publication package ini adalah seluruh siswa di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Tidak hanya wilayah yang mudah dijangkau tetapi juga di sebagian wilayah yang sulit dijangkau.

D. Maintaining Relatioship with Alumni
Ini merupakan pekerjaan PR yang lebih bersifat internal dan untuk itu bagian PR AFS bekerja sama dengan bagian HRD.
PR team AFS mengadakan sejumlah acara dalam rangka mempererat hubungan antarelemen yang pernah bergabung dengan AFS. Misalnya saja, diadakan rekreasi antara pengurus AFS tahun ini dengan penguus tahun sebelumnya.
Target utama program ini adalah untuk mempertahankan hubungan baik antara pengurus AFS dengan alumni juga dengan mereka-mereka tyang dulunya memperoleh beasiswa AFS namun tidak aktif sebagai pengurus.
Kegiatan PR
Rencana
Tiap program PR AFS selalu dibahas bersama seluruh pengurus AFS di awal kepegurusan. Di tahab awal ini, masing-masing divisi, termasuk divisi PR akan mengajukan program mereka dan untuk kemudian dibahas bersama seluruh pengurus dalam rapat akbar.
Model seperti ini memungkinkan adanya sharing pendapat mengenai cara yang terbaik untuk tiap program yang diajukan. Karena diputuskan bersama-sama, seringkali jika terjadi ketidaktepatan cara yang digunakan atau program yang dijalankan, kesalahan tidak akan hanya ditimpakan pada divisi PR di AFS.
Biaya di peroleh keseluruhan dari Amerika yang berasal dari donatur-donatur yang bersedia menyisihkan dananya untuk pendidikan dan perdamaian dunia. Selanjutnya akan diturunkan kepada AFS pusat di Indonesia dan dibagi-bagikan ke seluruh Indonesia. Di Yogyakarta sendiri sudah di tetapkan berapa besar untuk kegiatan PR hanya saja PRO harus membuat perencanaan dalam pelaksanaan AFS pada suatu tahun, tetapi bentuk sejenis proposal pengajuan dana ini tidak seformal pada organisasi lain, hanya berisi program apa yang akan dijalankan dan estimasi dana. Lalu hal itu dipresentasikan di depan pengurus AFS yang lain unuk disetujui dan selanjutnya dicairkan dananya untuk segera melaksanakan program yang telah dicanangkan.
Karena ada masalah mengenai kurang tentramnya dunia mengenai isu perdamaian dunia yang terlihat dari banyaknya perang yang ada maka terciptalah suatu tujuan untuk berusaha mempersiapkan calon pemimpin masa depan yang lebih peka paham dan peduli pada lingkungan sekitar. Melalui interaksi dengan masyarakat negara lain peserta dapat berbagi, berkomunikasi, menghargai dan mencintai satu sama lain di atas segala perbedaan. Kelak diharapkan mereka menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang menghargai perbedaan, menjunjung tinggi perdamaian dan persahabatan, membangun hubungan yang positif dan sinergi antarindividu, antarmasyrakat dan antarbangsa dalam upaya mewujudkan perdamaian dan kesahteraan umat manusia. Maka di tetapkanlah suatu strategi yaitu merencanakan pengadaan AFS Interculture program, program kebudayaan atau pertukaran budaya yang didasari pendidikan.
Untuk melancarkan program tersebut maka digandenglah Surat Kabar Kedaulatan Rakyat khusus wilayah Yogyakarta dan sekitarnya untuk mengenalkan AFS dan program-program yang ada.
Action strateginya atau stategi tindakan yang nyata dan bermanfaat disusun dengan membuat publik aware terhadap AFS dan program-programnya tersebut dengan mendatangi sekolah-sekolah tapi belum sepenuhnya dapat didatangi karena kendala lokasi, waktu dan biaya. Oleh karena itu pada tahun ini tepatnya bulan Maret diadakan program baru dalam membuat mereka mengetahui semua mengenai AFS yang dirasa lebih efektif dan efisien. Strategi tindakan tidak terlepas dari kebutuhan sumber daya yang tidak sedikit maka sumber daya di dapat dari orang-orang yang pernah menerima beasiswa, karena organisasi ini merupakan orgnasasi nonprofit maka tidak ada gaji untuk para pengurusnya, mereka bekerja dengan suka rela sebagai bentuk balas budi karena telah memberikan pengalaman berharga saat mendapatkan beasiswa. Dari sudut strategi komunikasi, pesan yang disampaikan adalah mengenai program AFS yang diharapkan keikutsertaan dari segmentasi publik yang telah ditetapkan yaitu siswa SMA umur 15-16 tahun yang saat mendaftar masih duduk di kelas 1. Faktor penentu keberhasilan komunikasi pesan adalah ada peningkatan pendaftar dari tahun ke tahun. Strategi taktik juga tak lepas dari strategi maka dipilih media yang lekat dengan publik yaitu Kedaulatan Rakyat. Seperti telah disampaikan di awal bahwa AFS dalam melaksanakan programnya tidak sendiri tetapi juga melibatkan pihak-pihak berkompeten seperti Bina Antarbudaya yang visi misinya sama dengan AFS.

Implementasi
Program kehumasan AFS yang dijalankan saat ini hampir mencapai 100%. Setelah masa kepengurusan dimulai, sekitar awal Februari, AFS memulai publikasi lewat koran dan kunjungan langsung ke sekolah-sekolah. Untuk kemudian sekitar Maret 2008 ini, mulai mengirimkan publication package ke sekolah-sekolah di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Sekitar pertengahan maret seleksi tahab awal dimulai. Dan saat ini, seleksi tahab kedua sedang berjalan.
Untuk program internal PR, tim PR AFS merencanakan setelah keseluruhan seleksi selesai dan terpilih peraih beasiswa.
Implementasi atau pelaksanaan program di AFS berdasarkan visi misi organisasi tak lepas dari keadaaan lingkungan di dunia saat ini, pada lingkup kecil AFS melihat banyak keinginan generasi muda untuk belajar mengenai berbagai macam hal di negara lain.
Mengenai masalah jangkauan untuk menyosialisasikan program-program AFS diadakan tindakan baru berupa publication package berbentuk pembuatan buku mengenai AFS terutama pada sekolah-sekolah yang kurang dapat dijangkau untuk diadakan kunjungan.
Pelaksaana program di AFS tidak terlepas dari kehidupan publik ynag butuh suatu sarana untuk memperoleh pengalaman baru yang sangat bermanfaat dengan mengikuti program-program yang diadakan AFS.
Program AFS tidak berhenti pada suatu waktu tetapi selalu ada kelanjutan dengan berbagai variasi program dan materi-materi dalam pertukaran pelajar. Untuk memudahkan publik memperoleh informasi, AFS menyediakan layanan informasi dari berbagai bentuk, seperti di kolom surat pembaca Kedaulatan Rakyat, website, buku yang di beri di sekolah-sekolah yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan maka kecil kemungkinan ada sekolah yang terlewati., kunjungan ke sekolah, dan lain-lain.

Evaluasi
Evaluasi program AFS selalu dilaksanakan setelah program terlaksana. Biasanya diawali dengan rapat umum seluruh pengurus cabang Yogyakarta kemudian laporan akan dikirim kepada pengurus pusat di Jakarta.
Menurut Lituhayu, sejauh ini ia melihat program PR yang dijalankan cukup berhasil. Terutama dalam hal menjaring peserta dari dalam kota maupun pedesaan. Keberhasilan program PR juga dapat dilihat dari membludaknya jumlah peserta yang mengikuti seleksi penerimaan beasiwa AFS dari 250 ke angka 650 peserta.
Ke depannya yang ingin diperbaiki adalah publikasi melalui media massa. Saat ini pihak AFS sendiri telah mengupayakan agar AFS mendapat kolom promosi tersendiri di Kedaulatan Rakyat atau koran-koran lokal lainya.


Analisis Mengenai Kegiatan PR
Perencanaan
Perencanaan di AFS antara masalah dengan tujuan sudah sesuai. Strategi tindakan nyatanya bermakna bagi masyarakat terutama segmentasi program yaitu siswa SMA kelas 1. Pencanangan program yang ada disertai publikasinya sesuai dengan kondisi lingkungan yang ada berupa kesulitannya mengunjungi sekolah seluruh Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan ada program baru yang dicanangkan lebih memudahkan tersosialisainya program AFS. Kebutuhan sumber daya tidak terlalu sulit di peroleh karena seakan telah tersistem bahwa peserta pertukaran pelajar terdahulu akan mencari siapa yang calon peserta berikutnya dengan kata lain terlibat dalam kepengurusan. Dilihat dari sisi strategi komunikasi mengenai pesan yang disampaikan sudah dapat dikatakan berhasil atau pesan yang disampaikan dapat diterima oleh masyarakat, hal itu dapat dilihat dari respon pendaftar yang tidak pernah menurun, selain itu kualitas dan kuantitas pesan juga cukup seimbang sehingga tidak ada ketimpangan yang berarti, isi pesan sederhana tetapi mencakup informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Kesesuaian pesan dalam pembentukan strategi dan taktik berbanding lurus dan sejalan. Pihak-pihak yang berkompeten tidak lepas dari perencanaan program agar lebih membantu dan melancarkan dalam pelaksanaan.
Penyusunan anggaran di AFS sebenarnya sudah ditetapkan tetapi juga berdasarkan dari poposal pengajuan dan presentasi yang dilakukan jadi ada penyesuaian anggaran.

Implementsi
Distribusi pesan yang dilakukan AFS sampai saat ini berlangsung baik, penyebarannya sesuai dengan segmentasi publik yaitu ke sekolah-sekolah seluruh Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pelaksanaan program AFS berdasarkan keinginan atau harapan publik terhadap organisasi yang sejalan dengan visi misi AFS, informasi yang didapat oleh publik juga tidak pernah ada yang tidak benar, semuanya dijelaskan secara jujur dan ditujukan kepda masyarakat untuk memberikan pelayanan penuh pada publik.
Masalah konteks program dalam pelaksanaan ini telah sesuai dengan lingkungan hanya saja kegiatan PR yang sesungguhnya belum dapat terlihat, karena tugas PR di sini hanya mempublikasi AFS dan program-programnya, padahal media massa hanya sebagai pelengkap atau pendukung kegiatan PR sedangkan di AFS itu merupakan tugas utama PR. Namun dukungan lingkungan sangat merespon baik dan ditindaklanjuti dengan keterlibatan partisipasi hanya saja bukan sebagi penyelenggra tetapi sebatas peserta.
Isi program yang dilakukan telah mempunyai relevansi dengan kehidupan publik, pesan yang disampaikan membawa manfaat bagi masyarakat dan sesuai dengan sistem nilai yang berkembang, karena manfaat yang diperoleh dari program AFS maka banyak yang mendaftarkan diri menjadi peserta beasiswa.
Kejelasan program mengenai pesan didesain sederhana dan mudah dipahami serta tidak ada kesalahpahaman yang terjadi antara AFS dan masyarakat. Pesan mudah diterima oleh masyarakat.
Kesinambungan dan konsisten program yang dijalankan sampai saat ini tidak pernah terputus jadi setuip tahun diadakan program pertukaran pelajar hanya materi dan tempat divariasikan agar tidak bosan dan membuat suasana baru. Meskipun mempunyai variasi tetapi alur yang berlangsung tidak pernah berada di luar program yang dtetapkan. Saluran komunikasi yang digunakan AFS seperti media massa lebih disesuaikan pada karakter kota Yogyakarta dengan koran Kedaulatan Rakyat-nya yang dianggap sangat dekat dengan masyarakat meskipun dapat diperoleh di luar Yogyakarta tetapi kedekatan dengan masyarakat luar Yogyakarta kurang sehingga sedikit kurang efektif.
Mengenai kemampuan publik dalam implementasi program dalam penyampaian pesan telah disesuaikan dengan karakter publik yang segmentasinya siswa SMA sehingga penyampaiannya selalu diusahakan dengan bahasa yang mudah mereka pahami. Dan berbagai media penyampaian pesan diupayakan semaksimal mungkin agar informasi yang dperlukan masyarakat dapat dengan mudah diperoleh masyarakat.

Evaluasi
Meskipun pencapaian tujuan utama dengan hasil yang diperoleh mengenai perdamaain dunia tetapi paling tidak memberikan gambaran dan pelajaran bagi para peserta penerima beasiswa mengenai kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaan mereka yang patut untuk dijaga bersama-sama bukan untuk menjadi ajang permusuhan. Namun capaian hasil yang diperoleh atau target pendaftar telah terpenuhi bahkan sampai jauh diatas target yang ditentukan. Hal itu dapat terukur, terlihat dari jumlah peserta seleksi dari 250 melejit ke angka 650.
Dapat dikatakan citra AFS semakin baik melihat peminat semakin banyak dari tahun ke tahun.


 
™